Lawzana Lawzana Logo
CARI PENGACARA

Pengacara Lisensi & Transaksi Kekayaan Intelektual Terbaik di Petemon

Bagikan kebutuhan Anda kepada kami, lalu biarkan firma hukum menghubungi Anda.

Gratis. Hanya 2 menit.

Kantor Hukum Yustisia Laksana
Kantor di Surabaya, melayani Petemon, Indonesia

Didirikan tahun 2024
11 orang dalam tim
Indonesian
English
☎️ 0821-4318-2082 Kantor Hukum Yustisia Laksana menangani berbagai perkara hukum secara umum (pidana, perdata, perseroan, bisnis, tata usaha negara, dan keluarga, dll.) melalui litigasi maupun non-litigasi. Kami memberikan pendekatan yang berbeda: mendengarkan tanpa menghakimi, membela dengan...
TAMPIL DI

Kontrak lisensi dan pengalihan hak: hal yang perlu diperiksa di Petemon

Pelaku usaha di Petemon, Surabaya, dapat bertransaksi atas merek, hak cipta, paten, desain industri, atau rahasia dagang. Bentuknya dapat berupa izin penggunaan, pengalihan hak, atau kerja sama komersial yang memakai kekayaan intelektual.

Contohnya, usaha kuliner dapat memberi izin penggunaan merek kepada mitra, sementara percetakan atau studio desain dapat melisensikan karya dan desain kepada klien. Tidak ada kantor pendaftaran kekayaan intelektual khusus di Petemon; pencatatan dan permohonan dilakukan melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI).

Pengacara dapat membantu memastikan pihak pemberi lisensi memang berhak, menyusun batas penggunaan, serta memeriksa kewajiban pencatatan. Pemeriksaan awal juga dapat mencakup status merek atau hak terkait melalui basis data resmi DJKI.

Kapan bantuan pengacara diperlukan?

  • Usaha di Petemon hendak memberi hak kepada mitra untuk memakai merek pada gerai, kemasan, atau produk, tetapi belum jelas wilayah, jangka waktu, dan standar mutunya.
  • Pemilik usaha menerima tawaran lisensi desain, foto, musik, atau materi promosi, tetapi tidak yakin apakah izin tersebut mencakup penggunaan daring dan iklan.
  • Beberapa pendiri atau anggota keluarga mengklaim sebagai pemilik merek atau karya yang dipakai bersama dalam usaha, sehingga kewenangan menandatangani kontrak perlu dipastikan.
  • Bisnis hendak membeli atau mengambil alih merek maupun aset intelektual lain, tetapi perlu memeriksa kepemilikan, status pendaftaran, dan kemungkinan sengketa.
  • Perjanjian dengan produsen, pemasok, atau agensi tidak menjelaskan siapa yang memiliki desain, kemasan, perangkat lunak, atau materi kreatif yang dihasilkan.
  • Terjadi penggunaan merek atau karya tanpa izin, atau mitra diduga melanggar batas lisensi dan kewajiban pembayaran royalti.

Aturan utama yang berlaku

  • Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Undang-undang ini diundangkan pada 16 Oktober 2014. Ketentuannya mengatur hak cipta, lisensi, dan pengalihan hak atas ciptaan.
  • Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Berlaku sejak diundangkan pada 25 November 2016. Perjanjian lisensi merek perlu dicatatkan kepada menteri agar mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga.
  • Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2018 tentang Pencatatan Perjanjian Lisensi Kekayaan Intelektual. Peraturan ini mengatur tata cara pencatatan perjanjian lisensi. Persyaratan dan akibat hukum pencatatan perlu diperiksa sesuai jenis hak yang dilisensikan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa bedanya lisensi dengan pengalihan hak?

Lisensi memberi izin menggunakan hak tertentu sesuai batas yang disepakati, sedangkan pengalihan memindahkan hak kepada pihak lain. Isi dan akibat hukumnya bergantung pada jenis kekayaan intelektual serta rumusan perjanjiannya.

Apakah usaha di Petemon harus memakai pengacara untuk membuat lisensi?

Tidak selalu, tetapi bantuan hukum berguna ketika nilai transaksi besar, hak dimiliki beberapa pihak, atau penggunaan mencakup banyak media dan wilayah. Pengacara juga dapat membantu menilai risiko sebelum para pihak menandatangani kontrak.

Apakah pendaftaran atau pencatatan dilakukan di kantor Petemon?

Tidak ada kantor pendaftaran kekayaan intelektual khusus di Petemon. Permohonan dan pencatatan terkait hak kekayaan intelektual dilakukan melalui layanan DJKI, termasuk kanal daring yang disediakan pemerintah.

Siapa yang berhak memberikan lisensi?

Pemberi lisensi harus merupakan pemegang hak atau pihak yang mendapat kewenangan untuk memberi izin. Sebelum menandatangani, periksa dokumen kepemilikan, data pendaftaran bila ada, dan kewenangan penandatangan atas nama badan usaha.

Apa yang perlu diperiksa sebelum menandatangani kontrak?

Periksa objek hak, wilayah, jangka waktu, jenis penggunaan, pembayaran, dan hak untuk memberi sublisensi. Kontrak sebaiknya mengatur standar mutu, laporan penggunaan, pengakhiran, kerahasiaan, serta langkah jika terjadi pelanggaran.

Apakah semua perjanjian lisensi wajib dicatatkan?

Ketentuannya bergantung pada jenis kekayaan intelektual dan aturan yang berlaku. Untuk lisensi merek, pencatatan diperlukan agar perjanjian mempunyai akibat hukum terhadap pihak ketiga; mintalah pemeriksaan khusus untuk jenis hak lainnya.

Dokumen apa yang biasanya dibutuhkan?

Dokumen dapat mencakup identitas para pihak, bukti kepemilikan atau pendaftaran hak, rancangan perjanjian, dan surat kuasa jika diwakili. Persyaratan tambahan berbeda menurut jenis hak dan prosedur pencatatannya.

Berapa lama proses penyusunan dan pencatatan lisensi?

Penyusunan dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu, bergantung pada kelengkapan dokumen dan proses negosiasi. Pencatatan di DJKI memerlukan waktu tambahan yang bergantung pada jenis permohonan dan pemeriksaan administrasi.

Berapa biaya menyewa pengacara untuk urusan ini?

Biaya jasa ditentukan berdasarkan ruang lingkup pekerjaan, kompleksitas hak, dan negosiasi yang diperlukan. Tanyakan apakah penawaran mencakup pemeriksaan dokumen, penyusunan kontrak, pendampingan negosiasi, dan pencatatan, serta pisahkan biaya jasa dari biaya resmi pemerintah.

Bagaimana royalti sebaiknya ditentukan?

Para pihak dapat menyepakati pembayaran tetap, persentase dari penjualan, atau gabungan keduanya. Kontrak sebaiknya menjelaskan dasar perhitungan, jadwal pembayaran, bukti penjualan, dan hak pemeriksaan laporan.

Ke mana sengketa lisensi di Surabaya dapat dibawa?

Forum penyelesaian bergantung pada jenis sengketa dan klausul kontrak, yang dapat mengatur negosiasi, mediasi, atau proses hukum. Untuk perkara kekayaan intelektual tertentu, Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya dapat menjadi forum yang berwenang; pengacara dapat memeriksa yurisdiksi berdasarkan kasusnya.

Sumber resmi

  • Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI), Kementerian Hukum. Menyediakan layanan permohonan, pencatatan lisensi, informasi prosedur, dan akses pemeriksaan data kekayaan intelektual.
  • Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Timur. Menjadi kantor wilayah kementerian di tingkat provinsi dan dapat memberi informasi layanan serta mengarahkan masyarakat ke kanal resmi yang sesuai.
  • Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Surabaya. Menangani perkara niaga tertentu, termasuk sengketa kekayaan intelektual yang menjadi kewenangannya.

Langkah berikutnya untuk memilih pengacara

  1. Inventarisasi hak yang akan dilisensikan atau dialihkan, pihak pemiliknya, serta tujuan dan wilayah penggunaan. Siapkan ringkasan awal dalam satu hingga dua hari.
  2. Kumpulkan sertifikat atau bukti pendaftaran, dokumen badan usaha, rancangan kontrak, dan korespondensi dengan calon mitra. Tandai bagian yang belum disepakati.
  3. Periksa status hak melalui sumber resmi DJKI dan catat pertanyaan tentang kepemilikan, pembatasan, atau potensi konflik. Pemeriksaan awal biasanya dapat dilakukan dalam beberapa hari jika datanya tersedia.
  4. Cari pengacara yang menangani kontrak kekayaan intelektual dan sengketa terkait. Tanyakan pengalaman pada jenis hak yang sama, kewenangan yang akan diberikan, serta siapa yang mengerjakan berkas.
  5. Minta rincian tertulis tentang ruang lingkup, jadwal, biaya jasa, biaya pencatatan, dan hal yang tidak termasuk. Bandingkan beberapa penawaran sebelum menunjuk pengacara.
  6. Setelah menunjuk pengacara, sepakati strategi negosiasi dan minta draf yang menjelaskan batas lisensi, pembayaran, pengawasan, pengakhiran, serta penyelesaian sengketa.
  7. Sebelum penandatanganan, pastikan pihak berwenang menandatangani dan tanyakan apakah perjanjian perlu dicatatkan di DJKI. Simpan salinan final, bukti pembayaran, dan bukti pencatatan jika diwajibkan atau dipilih.

Lawzana membantu Anda menemukan pengacara dan firma hukum terbaik di Petemon melalui daftar pilihan profesional hukum berkualifikasi yang telah dikurasi dan diperiksa sebelumnya. Platform kami menyajikan peringkat dan profil terperinci dari pengacara dan firma hukum, memungkinkan Anda membandingkan berdasarkan bidang praktik, termasuk Lisensi & Transaksi Kekayaan Intelektual, pengalaman, dan umpan balik klien.

Setiap profil mencakup deskripsi bidang praktik firma, ulasan klien, anggota tim dan mitra, tahun pendirian, bahasa yang digunakan, lokasi kantor, informasi kontak, kehadiran di media sosial, dan artikel atau sumber daya yang dipublikasikan. Sebagian besar firma di platform kami berbahasa Inggris dan berpengalaman dalam masalah hukum lokal maupun internasional.

Dapatkan penawaran dari firma hukum berperingkat teratas di Petemon, Indonesia - cepat, aman, dan tanpa kerumitan yang tidak perlu.

Penafian:

Informasi yang disediakan pada halaman ini hanya untuk tujuan informasi umum dan bukan merupakan nasihat hukum. Meskipun kami berupaya memastikan keakuratan dan relevansi konten, informasi hukum dapat berubah seiring waktu, dan interpretasi hukum dapat bervariasi. Anda harus selalu berkonsultasi dengan profesional hukum yang berkualifikasi untuk nasihat yang sesuai dengan situasi Anda.

Kami melepaskan semua tanggung jawab atas tindakan yang diambil atau tidak diambil berdasarkan konten halaman ini. Jika Anda yakin ada informasi yang tidak benar atau usang, silakan hubungi kami, dan kami akan meninjau serta memperbaruinya jika perlu.